Menggunakan touchpad

Sodium Cocoyl Isethionate (CAS: 61789-32-0): Sebuah Terobosan Baru dalam Pembersih Wajah dan Sampo

Kami menjadikan integritas dan prinsip saling menguntungkan sebagai pedoman operasional, dan memperlakukan setiap bisnis dengan kontrol dan perhatian yang ketat.

Sodium Cocoyl Isethionate (CAS: 61789-32-0): Sebuah Terobosan Baru dalam Pembersih Wajah dan Sampo

Dalam lanskap bahan kosmetik yang terus berkembang, satu senyawa telah muncul sebagai yang terbaik karena kinerjanya yang luar biasa dalam produk perawatan pribadi—Sodium Cocoyl Isethionate (SCI), yang diidentifikasi dengan nomor CAS 61789-32-0. Berasal dari asam lemak minyak kelapa alami, surfaktan yang lembut namun ampuh ini telah merevolusi formulasi pembersih wajah dan sampo, serta mendapatkan pujian dari para ilmuwan kosmetik dan konsumen.

Keunggulan Tak Tertandingi dalam Pembersih Wajah: Pembersihan Lembut dengan Manfaat Melembapkan

Pembersih wajah telah lama berjuang untuk menyeimbangkan efektivitas penghilangan kotoran dan minyak dengan kelembutan pada kulit—hingga adopsi luas SCI. Tidak seperti surfaktan tradisional yang seringkali menghilangkan lapisan lipid alami kulit, SCI menawarkan sifat ultra-lembut yang membuatnya cocok bahkan untuk jenis kulit sensitif dan kering.

Salah satu kekuatan inti dariSCIKeunggulannya terletak pada kemampuannya menghasilkan busa. Uji laboratorium menunjukkan bahwa produk ini menghasilkan gelembung halus dan melimpah yang secara efisien menjebak dan mengangkat kotoran, termasuk sisa makeup dan polutan lingkungan, tanpa menyebabkan iritasi pada epidermis. "Tekstur busa adalah poin penjualan utama," kata Dr. Elena Marquez, seorang ahli kimia kosmetik di merek perawatan kulit terkemuka. "Konsumen mengaitkan busa yang melimpah dengan pembersihan menyeluruh, dan SCI memberikan hal itu sambil tetap menjaga kenyamanan kulit."

Manfaat penting lainnya adalah efek pelembapnya setelah membersihkan wajah. Sebagai turunan alami dari minyak kelapa, SCI mempertahankan sifat emolien bawaan yang membuat kulit terasa lembut dan kenyal, bukan kencang—keluhan umum pada pembersih yang lebih keras. Sifatnya yang dapat mengemulsi sendiri juga menyederhanakan formulasi, memungkinkan produsen untuk menciptakan produk yang stabil dengan bahan tambahan minimal. Data industri menunjukkan bahwa lebih dari 60% pembersih lembut kelas atas yang diluncurkan dalam dua tahun terakhir mencantumkan SCI sebagai surfaktan utama.

未标题-2

Transformasi Sampo: Mengurangi Iritasi dan Meningkatkan Kesehatan Rambut

Dalam bidang perawatan rambut, SCI telah mengatasi tantangan yang sudah lama ada: mengurangi iritasi surfaktan umum seperti Sodium Laureth Sulfate (AES). Studi mengkonfirmasi bahwa ketika ditambahkan ke dalam formulasi sampo pada konsentrasi 0,5%-5%—kisaran konsentrasi yang direkomendasikan—SCI secara signifikan mengurangi residu AES pada kulit kepala dan helai rambut. Pengurangan residu ini secara langsung berdampak pada berkurangnya masalah kulit kepala seperti ketombe dan gatal, serta menurunkan risiko kerusakan rambut yang disebabkan oleh penumpukan bahan kimia.

Kompatibilitas SCI dengan air sadah semakin meningkatkan nilainya dalam sampo. Tidak seperti banyak surfaktan yang kehilangan daya busa dalam air sadah, SCI mempertahankan kinerja yang konsisten di berbagai jenis air, memastikan pengalaman pembersihan yang andal bagi pengguna di seluruh dunia. Selain itu, aroma kelapa alaminya menghilangkan kebutuhan akan pewangi buatan yang berlebihan, sejalan dengan meningkatnya permintaan konsumen akan produk kecantikan alami.

Dr. Marcus Lee, seorang ahli formulasi perawatan rambut, menekankan keunggulan lingkungan SCI: "Sebagai bahan yang sepenuhnya dapat terurai secara hayati, SCI memenuhi standar keberlanjutan yang ketat dari merek kosmetik modern tanpa mengorbankan kinerja. Manfaat ganda ini telah menjadikannya bahan utama dalam lini sampo ramah lingkungan."


Waktu posting: 04-Des-2025