Poliakrilamida: Polimer Multifungsi dalam Industri Modern
Poliakrilamida (PAM) adalah polimer linier berbobot molekul tinggi yang larut dalam air dan memainkan peran penting di berbagai bidang industri. Polimer ini berasal dari monomer akrilamida, dan secara industri, polimer yang mengandung lebih dari 50% unit struktural monomer akrilamida umumnya disebut sebagai poliakrilamida.
PAM dapat diklasifikasikan menjadi tipe non-ionik, anionik, kationik, dan amfoterik berdasarkan sifat ioniknya. PAM non-ionik tidak memiliki gugus yang dapat terionisasi dalam rantai molekulnya, PAM anionik memiliki gugus bermuatan negatif, PAM kationik memiliki gugus bermuatan positif, dan PAM amfoterik memiliki gugus bermuatan negatif dan positif.
Metode produksi PAM meliputi polimerisasi larutan berair, polimerisasi emulsi terbalik, dan polimerisasi yang diinisiasi radiasi. Polimerisasi larutan berair adalah metode tertua dan paling banyak digunakan karena keamanannya dan biayanya yang rendah. Polimerisasi emulsi terbalik lebih disukai untuk aplikasi berkinerja tinggi, dan polimerisasi yang diinisiasi radiasi adalah metode baru yang dapat menghasilkan PAM pada suhu ruangan tanpa inisiator kimia.
PAMPAM memiliki sifat fisik dan kimia yang sangat baik. Ia memiliki kelarutan dalam air yang baik dan dapat dilarutkan dalam air dingin untuk membentuk larutan kental. Rantai dengan berat molekul tinggi dapat membentuk "jembatan" antara partikel yang teradsorpsi, memungkinkan flokulasi dan sedimentasi partikel tersuspensi dalam air. Selain itu, PAM memiliki sifat pengentalan, adhesi, dan pengurangan hambatan.
Dari segi aplikasi, PAM banyak digunakan dalam pengolahan air, pertambangan minyak bumi, pembuatan kertas, dan industri lainnya. Dalam pengolahan air, dapat digunakan sebagai flokulan untuk bekerja sama dengan koagulan seperti PAC untuk menjernihkan air limbah perkotaan, air limbah industri, dan air limbah pencucian batubara. Dalam industri perminyakan, digunakan sebagai agen pengaliran untuk meningkatkan perolehan minyak. Dalam industri pembuatan kertas, dapat meningkatkan tingkat retensi pengisi dan pigmen serta meningkatkan kekuatan kertas.
Namun, saat menggunakan PAM, beberapa tindakan pencegahan perlu dilakukan. Misalnya, PAM harus dilarutkan dalam air bersih, dan kecepatan pengadukan tidak boleh terlalu cepat untuk mencegah putusnya rantai molekul. Dosis harus ditentukan melalui uji coba skala kecil, karena penggunaan berlebihan akan membuat air menjadi kental dan memengaruhi pengendapan.
Secara keseluruhan, PAM adalah polimer yang serbaguna dan penting. Dengan perkembangan industri yang berkelanjutan, prospek aplikasinya akan semakin luas, tetapi pada saat yang sama, kita juga harus memperhatikan keamanan penggunaannya dan dampaknya terhadap lingkungan.
Kami adalah pemasok utama di China, untuk harga atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di:
E-mail: sales@hbmedipharm.com
Telepon: 0086-311-86136561
Waktu posting: 20 November 2025